Di antara waktu dan harapan
Di antara jarak dan kerinduan
Menggambarkan kepribadian seseorang
Terlukis di hati sang penggemar
Segala kenangan tak mungkin di lupakan
Di saat dua hati saling berjauhan
Di kala kerinduan datang
Kau membentuk satu keegoan
Di kala hati mengharapkan
Kau alirkan ke dalam kemarahan
Kau bagaikan air mengalir di jiwaku
Memberi kesejukan di hatiku
Kau percikan rasa dahagamu
Di saat ku terbuai asmaramu
Kau berikan aku kehausan
Di saat hati memerlukan
Kini aliran itu tak pernah singgah di hatiku
Hanyut terbawa ombak
Hilang terhantam badai
Di antara tebing – tebing curam
Kau mencari samudera baru
Lupakan pantai yang pernah kau singgahi
Dan biarkan pantai ini dengan wajah keringnya
Bahkan tetesan embun tak pernah lagi
Menjatuhkan dirinya di atas pasir-pasir putih ini
Selamat jalan engkau yang ada di sana
Menjalani hidup baru berharap ada perubahan
Jarak dan waktu serta kerinduan
Akan membawa kita hannyut bersama sebuah harapan
Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Di antara jarak dan kerinduan
Menggambarkan kepribadian seseorang
Terlukis di hati sang penggemar
Segala kenangan tak mungkin di lupakan
Di saat dua hati saling berjauhan
Di kala kerinduan datang
Kau membentuk satu keegoan
Di kala hati mengharapkan
Kau alirkan ke dalam kemarahan
Kau bagaikan air mengalir di jiwaku
Memberi kesejukan di hatiku
Kau percikan rasa dahagamu
Di saat ku terbuai asmaramu
Kau berikan aku kehausan
Di saat hati memerlukan
Kini aliran itu tak pernah singgah di hatiku
Hanyut terbawa ombak
Hilang terhantam badai
Di antara tebing – tebing curam
Kau mencari samudera baru
Lupakan pantai yang pernah kau singgahi
Dan biarkan pantai ini dengan wajah keringnya
Bahkan tetesan embun tak pernah lagi
Menjatuhkan dirinya di atas pasir-pasir putih ini
Selamat jalan engkau yang ada di sana
Menjalani hidup baru berharap ada perubahan
Jarak dan waktu serta kerinduan
Akan membawa kita hannyut bersama sebuah harapan
Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda






