Minggu, 12 Februari 2012

Selamat Jalan untukmu Kekasih

Di antara waktu dan harapan
Di antara jarak dan kerinduan
Menggambarkan kepribadian seseorang
Terlukis di hati sang penggemar
Segala kenangan tak mungkin di lupakan
Di saat dua hati saling berjauhan
Di kala kerinduan datang
Kau membentuk satu keegoan
Di kala hati mengharapkan
Kau alirkan ke dalam kemarahan
Kau bagaikan air mengalir di jiwaku
Memberi kesejukan di hatiku
Kau percikan rasa dahagamu
Di saat ku terbuai asmaramu
Kau berikan aku kehausan
Di saat hati memerlukan
Kini aliran itu tak pernah singgah di hatiku
Hanyut terbawa ombak
Hilang terhantam badai
Di antara tebing – tebing curam
Kau mencari samudera baru
Lupakan pantai yang pernah kau singgahi
Dan biarkan pantai ini dengan wajah keringnya
Bahkan tetesan embun tak pernah lagi
Menjatuhkan dirinya di atas pasir-pasir putih ini
Selamat jalan engkau yang ada di sana
Menjalani hidup baru berharap ada perubahan
Jarak dan waktu serta kerinduan
Akan membawa kita hannyut bersama sebuah harapan













Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments

Aku dan Kenanganku

Untukmu Sahabat.
Bersama malam ini ku hadirkan tetesan kepedihan
Yang mengalir di setiap aliran jiwaku
Sebongkah harapan tuk raih kebahagiaan
Telah tertuang ke dalam hati yang kecewa
Sahabat…
Malammu tak pernah lagi ku rasakan
Hari-harimu tak bisa lagi aku temui
Hinggah keadaan membesitku menjalani hidup seperti ini
Kepergianmu meninggalkan duka di hatiku
Perjalanmu membawa semua impianku
Mengapa menjelang begitu saja
Kehadiranmu bagi tetes embun tersirat matahari
Begitu cahaya datang
Kau pergi tanpa kesan
Di saat kesidihan itu hadir bersamamu
Kurasakan tangisan itu
Di saat kesedihan itu hadir bersamaku
Ku rasakan kebahagiaanmu
Sahabatku….
Terimah kasih atas semua kenangan
Yang telah kita jalani bersama
Kau hadir memberiku banyak arti juga kesan
Kebersamaan, kasih saying, perhatian
Semua itu telah mengartikannya ke dalam persahabatan kita
Railah masa depanmu,gapailah impianmu
Setinggih apa yang kau inginkan
Bersama harapanmu jangan biarkan kepedihan
Menyelimuti hari-harimu
Jadilah diri sendiri
Keadaan bukan menuntut kita harus merubah sikap
Tapi kepribadian kitalah yang harus bisa merubah keadaan itu.








Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments

Tentang Ku `Si Penyair Kesepian`

Terbesit di benaknya apa tugas seorang Penyair,
yang menjadi direktur urusan sosial?
tentunya dia ingin mengetuk hati masyarakat agar lebih peduli terhadap dirinya, manusia maupun alam.

Hal inilah yang kemudian mendorongnya untuk mendirikan kreatifitas yang nantinya ingin memberi kesadaran publik agar secara kolektif melakukan kegiatan positif untuk karyanya. tantangan utama seorang Penyair dapatkan kata dipakai untuk memperbaiki dunia,kehidupan dan keadaan.
 
Dapatkah puisi menggerakkan kesadaran masyarakat untuk semakin memperbaiki bumi dan kehidupannya?

Puisi yang berjudul `
Untukmu Sahabat` dan`Pesan Untukmu`
adalah sebuah komitmen yang mengisahkan
tentang persahabatan

Dalam sebuah puisinya,
ada sebuah syair yang menjelaskan
bahwa persahabatan adalah bentuk kepedulian dalam membina Silahturahmi dan memperat Ukhuwah Islamiyah,
Tuhan memberi kekuatan pada manusia kepada orang lain yang di namakan sahabat, dan mungkin itu ada benarnya, melalui sahabat-sahabatnya. paling tidak,
dengan berfikir adi prasetia terus berusaha menciptakan karya karya dalam baitan puisi dan syair.

Dalam kepenulisannya, saya selalu mengartikan tentang persahabatan, hal itu seperti tergambar dalam dua puisiku yang berjudul,`Hidup Di Bawah Satu Cahaya Matahari` dan Matahari,Bintang dan Rembulan`.


Efek dari kata-kata yang saya tulis akan lebih bermakna, apabila setiap persepsi (tentang puisi itu)
cenderung menjadi fenomena yang tergambar
dalam kehidupan seseorang.

“ Imajinasi bukanlah unsur konstitutif sastra karena imajinasi hanya sarana untuk menciptakan kesan dan bakat”

yakni salah satu dari sekian banyak penyair selalu berusaha untuk mengoptimalkan karya-karyanya.dari situlah saya menafsirkan dua sajak puisi yang berjudul :
“Aku Bukan Pujangga dan Impian sang Penyair”

Sebagai upaya merubah pandangan dan memperbarui persepsi diri terhadap imajinasi yang terkandung dari dalam fikiran sehingga dapat di terima pada umumnya di berbagai kalangan masyarakat,dengan menggunakan pendekatan tata bahasa  sama sekali tidak menempatkan makna dibawah bentuk. Perhatian mereka adalah pada hal-hal yang menyebabkan teks-teks mempunyai status unik
sebagai hasil sastra.

Sebagaimana yang dikatan Chairil Anwar,
‘Subjek Ilmu Sastra Bukanlah Sastra, Tetapi Kesastraannya, Yaitu, Hal Yang Membuat Suatu Karya Menjadi Karya Sastra.’

Bentuk dan isi menurut mereka dapat didekati dari fungsinya yaitu fungsi estetik sehingga menjadi karya sastra. Pada awalnya, pengarang menghadapi bahan mentah, setelah diolah secara estetis. Hasil olahan itu akan menunjukkan bahwa masing-masing unsur bentuk maupun isi ada fungsi tertentudan mempunyai makna tersendiri.

Para penyair memiliki kebebasan menciptakan teks sastra yang sangat berbeda dengan suasana sesungguhnya. Akibatnya, teks bisa jadi sulit dikenali karena menggunakan bahasa yang spesifik.


Kulewati perjalanan hidup ini
Aku berasal dari yang lemah dari yang tak punya
Yang berjuang keras mencari rizki 
Dengan segala keterbatasanku

Aku semula tak dapat berlari cepat
Dan tak bisa terbang
Aku berusaha pada balutan pekat
Aku mencari pada hitamnya gelap

Aku hidup dalam kegigihan
dan aku berusaha Untuk tetap bertahan
dalam kefanaan dunia.
Aku tak berputus asa  terus berjalan
Sekiranya banyak manusia merasa jijik padaku

Sampai pada akhirnya
kutemukan Kehendak-Nya untukku
Dia mengangkatku dari kegelapan
Dan menghias diriku dengan cahayanya
Akupun bersujud syukur terhadap
SANG PEMBERI JALANKU

Dan sejarah menulis Tentangku
SANG MERPATI PUTIH

Berasal dari tinta Air Mata kesedihan
penanya terbuat dari anyaman Serat-Serat Jantung
Sang Penyair telah mengungkap kisahku.
Membingkis ke dalam puisi-puisinya
Dalam Buku Keabadian yang bertorehkan tinta Kenangan.
Ketika aku harus tertidur kecupanku akan tetap ada
pada setiap Kelopak- Kelopak Bunga.
Kepakkan sayapku akan tetap hidup dan bergema.
Di antara sang pecinta,
Keindahan Sayapku merupakan inspirasi
bagi seniman, puitis dan  penyair.









Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments

Jumat, 10 Februari 2012

Profil




ADI PRASETIA NUGRAHA
Di Tahun 1982 saya lahir di sebuah desa 
di ujung barat kabupaten cirebon
 sekitar 30km dari arah kota
dengan nama kelahiran Yadi Rosadi Dahlan
Lahir sebagai Anak ke empat dari enam bersaudara
Tiga kakak laki-laki dua adik perempuan
Buah Perkawinan Bpk. Dahlan dengan Nyi Artijem
 Desa Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon


Terlahir dari kehidupan yang terbatas
sehingga tidak bisa meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi
namun keinginan yang mendorong saya untuk tetapberusaha 
mengispirasikan yang ada dalam diri saya sendiri
Hal demikian membuat saya tidaklah terbatas untuk menciptakan sebuah karya.

Keyakinan untuk mencari ilmu di lingkungan non formal
yang didapat dari hubungan sosial antar teman
forum-forum diskusi, ada pengetahuan yang didapat
sebagai referensi serta inspirasi saya untuk menulis.

Kesempurnaan hanyalah milik Allah
Segala bentuk kekurangan milik pribadi manusia
Manusia tidak dapat merubah takdir
Tapi manusia dapat merubah jalan hidupnya
Berdoa, Berusaha dan Semangat.

Merisik dari yang tersisik
Merintis dari yang terpendam  
Pelajari dari apa yang belum kita mengerti
Belajarlah hidup dari yang belum kita ketahui
Mengembangkan imajinasi adalah bentuk motivasi
dari yang sudah kita ketahui untuk berkreasi

Saya bukan orang terpelajar
Tapi orang yang akan terus belajar

Takdir adalah KODRAT, berusaha itu OBSESI 
Ketekunan Adalah Prestasi Menuju Kesuksesan


Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments

Perjalanan Hidupku


Ku ingin hidupku seperti air yang mengalir 
lambat tapi pasti
Hingga menemukan lautan luas sebagai pelabuhan terakhir,
Pengalaman dan pengorbanan tlah aku lalui begitu banyak Rintangan,Halangan dan Hambatan
Onak dan Duri terus silih berganti
Seakan tak pernah mau pergi.

Hidup adalah sebuah perjalanan
Kuharus menempuh jalan panjang
Meski berbatu dan berliku.
Hidup adalah fakta garis yang telah ditentukan
Dari yang maha kuasa, keimanan dan kesabaran
Bentuk dari kepedulian manusia
Untuk menghadapi setiap kehidupan.


Dalam kosongnya mengisi hari hari
Tak perlu agi aku mengeluh dan mengaduh
Karena yang menjadi nafas penopang hidupku
Telah pergi menjauh dan cepat berlalu
Kepada siapa kau arahkan cahayamu
Kau rembulan yang berkuasa menyinari hatiku
Dan membawa obor kedamaian
Namun mengapa kau menahannya dariku
Takkala jiwaku haus akan kelembutan sentuhan
Kemanakah genggaman jarimu kini kau eratkan.

Sekarang ku temukan hidupku yang harus ku jalani
Semoga ku jadi terbaik buat orang yang ku sayangi
Walau langkah semakin berat tetap ku tempuh
Jauh terasa namun harus ku jejaki

Air mata mengalir ku tetap terdiam
Di kala hati resah,Di saat jiwa meronta
Ku hanya pasrah dan Berdo`a
Jalan terjal liku-liku hidup, Di antara hitam dan putih
Di antara ombak dan lautan, Diantara ribuan badai
Di antara hembusan angin, Inilah perjalanan hidupku.
Ketika tangan tangan kehidupan terasa berat dan malam tak berirama
inilah saatnya ku akhiri perjalananku.







Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments

Sinar di ujung senja


Deru ombak menghempas...
Ditengah lautan yg sepi,
Raga ku kembali mencari arti
Bersama jiwaku yg rentan
Menyingkapi setiap hitam putih kehidupan
Menyusuri setiap sisi hati
Mencari sesuatu yg bisa memberi arti

Ketika sinar mu hadir...
Disetiap sisi dihatiku yg hampir redup
Menemani ku menyusun kembali
Yang aku sendiri lelah menyatukannya
Kau menciptakan jutaan kata,rasa,dan asa
Yang bisa membuat ku bangkit
Walaupun masih tertatih

Ku harap ketika semua harus berakhir
Sinar mu di ujung senja
Masih tetap menyinari ku
Jika semua itu tak mungkin
Biarkan semua jadi kisah terindah ku





Oleh:
Adi Prasetia Nugraha
Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Muda
Read Comments